Search

Minggu, 22 Desember 2013

'Idul Fithri 2011

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Allaahu Akbar.. Allaahu Akbar.. Allaahu Akbar..
Laa Ilaaha illAllaah Huwallaahu Akbar.. Allaahu Akbar Wa-Lillaahil-Hamd

Alhamdulillaaahilladzii ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilaihin-nusyuur.
Pagi yang cerah saat hari idul fithri waktu itu, badan masih menyisakan sisa-sisa kecapekan karena seabreg aktifitas dimalam takbiran. Namun hal itu tak sebanding kenikmatannya saat masih bisa bertakbir dan bertahmid dihari yang fitri itu.

Tidur semalam memang sengaja kubuat tidak nyenyak dengan membunyikan alarm setiap jamnya, kubuat demikian karena takut gak bisa bangun dan takut juga telat sholat 'Id-nya... :D

Setelah sholat shubuh, panitia sholat Idul Fithri bergerak melaksanakan tugasnya masing-masing. Kala itu aku dapat bagian mengatur shof dan menggelar tikar untuk jamaah. Sebelumnya aku dan panitia yang lain memastikan langit tidak mendung agar nantinya tidak kehujanan. Dan alhamdulillaah hujan tidak turun pada hari itu hingga sholat Id selesai ditegakkan.

Ada satu hal yang sempat terlintas difikiranku saat mengatur shof, banyak diantara jamaah yang tidak mau mengisi shof yang masih kosong.  Berbagai umpatan dan pandangan sinis kepadaku dilontarkan sebagian jamaah yang enggan untuk diatur shof-nya. Saat itulah aku mulai sadar, bagaimana sulitnya seorang pemimpin yang menghadapi berbagai jenis sifat manusia yang berbeda-beda dan harus menerima konsekuensi terburuk akibat dari kesalahan manusia yang dipimpinnya.

Wallaaahu a'lam..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar